WhatsApp Icon

Dzulqaidah: Bulan Tenang di Antara Dua Hari Raya

29/04/2026  |  Penulis: MF

Bagikan:URL telah tercopy
Dzulqaidah: Bulan Tenang di Antara Dua Hari Raya

Di bulan yang tenang ini, mari kembali kencangkan ibadah dan perbanyak berbagi melalui BAZNAS Mimika

Di tengah keriuhan aktivitas pasca-Idul Fitri dan persiapan menyambut Idul Adha, terselip sebuah waktu yang tenang namun penuh kemuliaan. Itulah bulan Dzulqaidah. Sebagai bulan ke-11 dalam penanggalan Hijriah, Dzulqaidah sering kali terlewati begitu saja, padahal ia menyimpan keutamaan yang luar biasa sebagai salah satu dari empat Asyhurul Hurum atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Makna di Balik Ketenangan Secara bahasa, Dzulqaidah berasal dari kata "Qa’ada" yang berarti duduk atau beristirahat. Penamaan ini bukan tanpa alasan. Dahulu, pada bulan ini masyarakat Arab memilih untuk "duduk" atau berhenti dari peperangan demi menghormati kesucian waktu dan mempersiapkan perjalanan ibadah haji.

Bagi kita saat ini, Dzulqaidah adalah momentum "istirahat sejenak" untuk mengevaluasi diri. Ia hadir sebagai jeda yang sejuk di antara kegembiraan Idul Fitri dan kekhusyukan Idul Adha, memberikan kita ruang untuk mempertebal keimanan tanpa terburu-buru.

Lipat Ganda Pahala dalam Kesunyian Sebagai bagian dari bulan-bulan haram—bersama Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab—segala bentuk amal saleh yang dilakukan di bulan Dzulqaidah akan dilipatgandakan pahalanya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa pada bulan-bulan tersebut, kita dilarang untuk menzalimi diri sendiri.

Ini adalah undangan bagi kita semua untuk mengisi hari-hari Dzulqaidah dengan amalan terbaik. Tidak harus selalu besar; bisa dimulai dari menjaga lisan, memperbanyak zikir di sela kesibukan kantor, hingga konsisten dalam menunaikan sedekah subuh. Di mata Allah, ketulusan amalan di bulan yang tenang ini memiliki timbangan yang amat berat.

Menjemput Berkah Melalui Kepedulian BAZNAS Kabupaten Mimika mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membiarkan Dzulqaidah berlalu begitu saja. Jika di bulan Syawal kita merayakan kemenangan, maka di bulan Dzulqaidah inilah saatnya kita merawat kemenangan tersebut dengan konsistensi berbagi.

Setiap zakat, infak, dan sedekah yang kita salurkan di bulan ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir di bulan yang diberkahi. Mari jadikan Dzulqaidah sebagai jembatan yang kokoh menuju hari raya kurban dengan hati yang lebih bersih dan tangan yang lebih ringan dalam memberi.

Di tengah ketenangan Dzulqaidah, mari kita tanam benih kebaikan sebanyak mungkin. Sebab di bulan yang mulia ini, sekecil apa pun ketulusan kita, ia tidak akan pernah sia-sia di hadapan Sang Pencipta.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mimika.

Lihat Daftar Rekening →